Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-MU
Biarpun susah sesungguhnya
Mengingat kau penuh seluruh
Cahanyamu panas suci
Tinggalkan kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di pintu-MU aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
(karya : Cahairul Anwar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar